Lamanya sekolah di Indonesia dan Jerman berbeda. Di Indonesia lamanya sekolah 12 tahun (6 tahun SD, 3 tahun SMP dan 3 tahun SMA), sedangkan di Jerman 13 tahun. Karena itulah, lulusan SLTA di Indonesia harus mengikuti satu tahun pendidikan yang disebut dengan Studienkolleg atau sering disingkat sebagai SK.
Studienkolleg adalah kelas persiapan untuk mengikuti Feststellungsprufung atau ujian masuk ke perguruan tinggi bagi calon mahasiswa dari negara non Jerman. Di Indonesia, Feststellungsprufung sama seperti SPMBPTN (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri) atau SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Bedanya, lulusan SLTA Indonesia bisa langsung mengikuti ujian masuk perguruan tinggi tersebut, karena orang Indonesia dan akan kuliah di perguruan tinggi di Indonesia. Tetapi karena ingin kuliah di perguruan tinggi Jerman, maka calon mahasiswa harus masuk SK dulu sebelum bisa mengikuti ujian masuk ke perguruan tinggi di Jerman.
![]() |
| Wiener gewerbliche Fortbildungsschule Industrial Vocational School of Vienna, Austria |
Untuk dapat masuk Studienkolleg, calon mahasiswa dari Indonesia harus mengikuti Aufnahmeprufung atau ujian masuk ke Studienkolleg. Arti harfiah Aufnahmeprufung adalah "ujian penerimaan", dan Feststellungsprufung adalah "ujian penempatan".
Prufung = ujian,
Aufnahme = penerimaan,
Feststellung = Penempatan.
Yang diuji dalam Aufnahmeprufung adalah kemampuan bahasa Jerman, di beberapa SK, ujian tersebut ditambah dengan ujian matematika. Kemampuan bahasa Jerman diuji untuk memastikan bahwa calon mahasiswa akan dapat mengikuti pelajaran di SK. Berdasarkan pengalaman, mereka yang memiliki kemampuan bahasa Jerman satu level memiliki pelung lulus lebih besar daripada mereka yang kemampuan bahasa Jerman sesuai dengan persyaratan. Misalnya, untuk kelas tehnik, kemampuan bahasa yang diminta adalah level B1. Jika calon mahasiswa memiliki kemampuan bahasa level B2 atau lebih, maka kemungkinan lebih lulus akan lebih tinggi daripada calon mahasiswa yang hanya memiliki level B1 saja.
Pelajaran atau kelas di SK dititikberatkan pada disiplin ilmu yang akan dimabil di perguruan tinggi, ditambah bahasa Jerma. SK biasanya berlangsung selama dua semester atau satu tahun. Tetapi, bagi calon mahasiswa yang memiliki nilai sangat baik pada semester pertama, diperbolehkan untuk mengikuti Feststellungsprufung tanpa perlu menyelesaikan semester kedua. Oh ya, penerimaan mahasiswa baru di Jerman berlangsung setiap semester, tidak seperti di Indonesia yang setiap tahun.
Asyik, kan... Karena itu, belajar yang rajin sewaktu di Indonesia dan terutama di Jerman, ya....
Jika ingin mendapatkan informasi lebih lengkap tentang kuliah di Jerman, silahkan hubungi
Pak Yanuar 0815 8489 0000, 0812 8489 0000
Ibu Pipit 0812 8115 0858 (bisa WA), 0858 1122 7868, Pin BB 27ec901c.
Email: ladoeducare@gmail.com, fit_3a@yahoo.com

No comments:
Post a Comment